Course 2 hari tentang dua pertanyaan: di mana seharusnya gigitan pasien, dan bagaimana membawanya ke sana dengan aman. Setelah dua hari, kalian bisa memilih satu dari empat keputusan untuk tiap pasien: biarkan, splint, equilibrate, atau rebuild.
Rencana lahir dari wajah dan sendi, bukan dari gigi. Gigi adalah hal terakhir yang kita percayai.
Kurikulum: enam bagian
| Babak | Isi | |
|---|---|---|
| 01 | Siklus Perbaikan & Prolog | Kenapa crown yang bagus tetap gagal, dan kerangka 4 keputusan yang dipakai di seluruh course. |
| 02 | Menangkap Wajah | Fotografi klinis, natural head position, Kois scan body ke digital, intraoral scan. Demo langsung pada peserta. |
| 03 | Menemukan CR | Leaf gauge, Kois deprogrammer, dan jig untuk memisahkan jaw bite dari tooth bite. |
| 04 | Splint & RMMA | Splint sebagai test-drive yang reversible: mengubah VDO dan posisi sendi tanpa mengasah satu gigi pun. |
| 05 | Oklusal · VDO · BULL | Equilibration yang facially generated. Penyesuaian VDO subtraktif dan aditif, konvensional maupun digital. |
| 06 | Kasus & Verifikasi Modjaw | Modjaw live: melihat apakah kontak tetap bersih saat rahang bergerak. Ditutup dengan satu kasus utuh, dari awal sampai keputusan akhir. |
Pembagian dua hari
Hari 1 · Reversible
Diagnosis dan test-drive tanpa mengubah gigi secara permanen: fotografi klinis, pengambilan CR, hands-on jig, penyesuaian splint.
Hari 2 · Irreversible
Perubahan yang terkontrol: oklusal & prinsip BULL, penyesuaian VDO, verifikasi Modjaw live, dan pembahasan satu kasus utuh.
Demo live sepanjang dua hari
- Fotografi klinis pada peserta: facial series, garis referensi, natural head position
- Kois scan body & intraoral scanning
- Pengambilan CR dengan leaf gauge, Kois deprogrammer, lalu jig, dilanjut hands-on mengambil CR di jig
- Penyesuaian splint, dilanjut hands-on penyesuaian splint
- Smile design dengan SmileCloud dan Exocad
- Penyesuaian oklusal & prinsip BULL, dilanjut hands-on
- Modjaw recording live: jaw motion, mengunyah, verifikasi skema
Banyak demo dilakukan pada relawan yang sama, jadi peserta melihat satu pasien melewati seluruh alur, dari difoto sampai rahangnya bergerak di layar.





